GEDUNG DAN KAWASAN KANTOR PUPR WING 2

Dipublikasikan pada tanggal 08 January 2024 Bumi Harapan, Kec. Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur 76147

PROJECT OVERVIEW
Kantor Kementerian PUPR – Wing 2 merupakan bagian dari pengembangan fasilitas perkantoran pemerintahan yang berfungsi untuk mendukung aktivitas kerja, koordinasi, administrasi, dan operasional Kementerian PUPR.
Perancangan Wing 2 mempertimbangkan kebutuhan ruang kerja yang efisien, hubungan antar-ruang yang optimal, kenyamanan pengguna, serta integrasi dengan bangunan dan fasilitas yang berada di dalam kompleks perkantoran.
Sebagai bangunan pemerintahan, proyek ini dikembangkan dengan memperhatikan aspek fungsi, representasi institusi, keamanan, keselamatan, aksesibilitas, dan keandalan sistem bangunan.
DESIGN CONCEPT
Konsep perancangan mengutamakan Modern Government Office dengan pendekatan yang menggabungkan efisiensi ruang, fleksibilitas fungsi, kenyamanan pengguna, dan karakter arsitektur yang formal.
Pembagian zona ruang dilakukan berdasarkan fungsi dan tingkat akses pengguna, sehingga area publik, area kerja, area rapat, serta area servis dapat terorganisasi dengan baik.
Hubungan antara Wing 2 dengan bangunan atau fasilitas di sekitarnya juga menjadi bagian penting dalam perancangan untuk menciptakan sistem sirkulasi dan konektivitas kawasan yang efektif.
SPACE & FUNCTION
Program ruang disusun untuk mendukung berbagai aktivitas perkantoran kementerian, antara lain:
  • Area lobby dan penerima.
  • Ruang kerja staf.
  • Ruang pimpinan dan pejabat.
  • Ruang rapat dan koordinasi.
  • Ruang administrasi.
  • Ruang pelayanan.
  • Area kerja bersama.
  • Ruang pendukung operasional.
  • Ruang servis dan utilitas.
  • Sirkulasi horizontal dan vertikal.
Pengaturan ruang mempertimbangkan efisiensi hubungan kerja antar-unit serta kemudahan orientasi pengguna di dalam bangunan.
ARCHITECTURE & FACADE
Karakter arsitektur Wing 2 diarahkan untuk mencerminkan citra formal, modern, dan representatif sebagai bagian dari lingkungan kerja pemerintahan.
Komposisi fasad, bukaan, material, dan elemen arsitektur dirancang agar memiliki keselarasan dengan bangunan eksisting serta membentuk identitas visual yang konsisten dalam kompleks perkantoran.
Penggunaan bukaan dan elemen pelindung fasad juga mempertimbangkan kondisi iklim tropis untuk mendukung pencahayaan alami sekaligus meningkatkan kenyamanan termal pengguna.
ENGINEERING INTEGRATION
Perancangan dilakukan melalui koordinasi multidisiplin yang melibatkan:
Architecture • Structure • Mechanical • Electrical • Plumbing • HVAC • Fire Protection • Fire Safety • Building Utilities
Integrasi sistem dilakukan untuk memastikan kebutuhan teknis bangunan dapat terakomodasi secara efektif serta mengurangi potensi konflik antar-disiplin pada tahap pelaksanaan.